Nikmati Saja Perjalanan ini... (Abdullah Haidir) Jika kita menempuh perjalanan jauh, lalu kita selalu menghitung- hitung setiap kilometer yang kita lewati untuk tiba ditujuan dengan selalu mengulang pertanyaan, 'Kapan akan tiba?' Pastilah perjalanan akan terasa melelahkan, tidak menarik dan membosankan. Desah kekesalan kerap akan muncul, rona wajah letih pun kerap timbul. Bagaimana halnya jika kondisinya kita ubah. Abaikan berapa kilometer lagi sisa perjalanan kita....
Posted by Novi Ahimsa Rosikha on August 27, 2013 at 5:23am Salam kenal, saya Ahimsa, seorang mahasiswa 21 tahun, yang bercita-cita untuk menjadi Ibu rumah tangga (walaupun sekarang belum menikah, hehe). Untuk teman-teman yang punya cita-cita yang sama dan untuk siapapun calon Ibu serta para Ibu, saya punya cerita inspiratif dari seorang ibu rumah tangga. Berikut saya repost catatan saya dari blog ini . ...
Seorang dokter yang bertugas di sebuah desa sdg berkeliling ke rmh warga lalu mampir di seorang petani, ia terkesan oleh kepandaian dan sikap ramah dari anak si petani yang menyambut kedatangannya. Usianya kira-kira 5th, sang dokter penasaran mengapa anak itu begitu ramah. Tak lama ia menemukan jawabannya, saat ibu anak itu tengah sibuk di dapur mencuci piring-piring dan perkakas dapur yang kotor, si anak datang kepadanya dengan...
Dari ustaz faris Lc : Untuk Kita Renungkan: "Mengapa ridha suami itu adalah surga bagimu wahai para istri?". Suamimu dibesarkan oleh ibu yang mencintainya seumur hidup. Namun ketika dewasa, dia memilih mencintaimu yang bahkan belum tentu kamu mencintainya seumur hidupmu, bahkan seringkali rasa cintanya padamu lebih besar daripada rasa cintanya kepada ibunya sendiri. Suamimu dibesarkan sebagai lelaki yang ditanggung nafkahnya oleh ayah-ibunya hingga dia dewasa. Namun sebelum dia mampu...
01. Allah menganugerahkanku satu putri alila namanya | padanya cintaku penuh seperti ayah lainnya
02. kudidik dia sepenuh ilmuku dan kuajarkan padanya tentang Tuhanku | kubimbing dia dalam berdoa kubacakan padanya ilmu yang kutahu
03. baginya asupan hanya yang baik dan kucukupkan hanya yang terbaik | urusan harta tak kupikir walau raga dipanggang matahari terik
04. takkan kubiarkan ia menangis karena dunia | kulindungi dia dari kejamnya manusia
05. pernah kusampaikan "disekolah bertemanlah dengan perempuan saja" | tidak perlu bermain dengan lelaki karena engkau wanita
06. kupesankan saat hari pertama ia berseragam putih-merah | "laporkan ke gurumu bila ada lelaki mengganggu dan salah"
07. kusampaikan berapi-api "bila ia tetap mengganggu dan gurumu acuh" | "tidak mengapa biar nanti abi bakar dia punya rumah!"
08. haha.. mungkin bagimu berlebih dan tak mengerti | tak mengapa.. engkau akan paham saat engkau jadi ayah seorang putri
09. hanya menatap binar bening matanya saja | engkau akan korbankan apapun engkau punya
10. celotehnya mendadak jadi syair tatkala bepergian | dan setiap bentakan padanya jadi selaksa penyesalan
11. bagimu pelukannya bahkan lebih engkau rindu dari pelukan ibunya | bagimu genggam tangannya bercanda riang itulah uang muka surga
12. dan bagimu yang paling engkau takutkan dan khawatirkan | adalah saat engkau harus melepas dirinya dengan pernikahan
13. ketika engkau harus menyerahkannya kepada lelaki selain dirimu | pertanyaan besarmu "apakah dia akan memuliakan putrimu sepertimu?"
14. maka sesaat setelah akad terucap hakmu atasnya hilang | maka bahagia bagimu tinggal apa yang engkau kenang
15. dia tetap putrimu namun bukan milikmu lagi | dia bukan lagi putri namun juga istri
16. sekarang engkau mengerti mengapa ayah terbata mengeja akad nikah | menangis tertahan ketika semua serah terimamu menjadi sah
17. sekarang akupun memahami mengapa baginda Rasulullah | menjadikan ayah seorang putri menjadi wali nikah
18. akupun mengerti mengapa tatkala lelaki menyukai wanita | maka yang pantas didatangi bukanlah wanitanya namun ayahnya
19. ayahnya yang menghidupi, membimbing, mengajari, melindungi | maka daialah yang pantas menilai kepantasan calon suami
20. ayah yang memiliki hak bertanya | "apakah anak ini bisa menggantikanku memuliakan dan menghormati putriku sebagaimana aku?"
21. mohon dengarkan putriku | sungguh ayahmu lebih tahu
22. bagimu ini adalah lembar baru kehidupanmu | bagiku kehidupan sampai lembar ini masih bagimu
23. maka abi harus memastikan dirinya buatmu terhormat | imannya jadi jaminannya dan akhlaknya jadi penguat
24. takkan pernah abi biarkan lelaki mendekatimu | yang tak punya nyali dan keyakinan mendekatiku
25. hanya lelaki yang bisa menjaga kehormatannya | dia yang bisa menghormati dirimu buatmu mulia
26. abi dianugerahi Allah amanah dan itu adalah engkau | takkan abi sia-siakan, takkan abi lalaikan, karena abi menyayangimu
27. dan bila saat itu pasti menghampiri | abi berdoa itu lelaki semisal Nabi
02. kudidik dia sepenuh ilmuku dan kuajarkan padanya tentang Tuhanku | kubimbing dia dalam berdoa kubacakan padanya ilmu yang kutahu
03. baginya asupan hanya yang baik dan kucukupkan hanya yang terbaik | urusan harta tak kupikir walau raga dipanggang matahari terik
04. takkan kubiarkan ia menangis karena dunia | kulindungi dia dari kejamnya manusia
05. pernah kusampaikan "disekolah bertemanlah dengan perempuan saja" | tidak perlu bermain dengan lelaki karena engkau wanita
06. kupesankan saat hari pertama ia berseragam putih-merah | "laporkan ke gurumu bila ada lelaki mengganggu dan salah"
07. kusampaikan berapi-api "bila ia tetap mengganggu dan gurumu acuh" | "tidak mengapa biar nanti abi bakar dia punya rumah!"
08. haha.. mungkin bagimu berlebih dan tak mengerti | tak mengapa.. engkau akan paham saat engkau jadi ayah seorang putri
09. hanya menatap binar bening matanya saja | engkau akan korbankan apapun engkau punya
10. celotehnya mendadak jadi syair tatkala bepergian | dan setiap bentakan padanya jadi selaksa penyesalan
11. bagimu pelukannya bahkan lebih engkau rindu dari pelukan ibunya | bagimu genggam tangannya bercanda riang itulah uang muka surga
12. dan bagimu yang paling engkau takutkan dan khawatirkan | adalah saat engkau harus melepas dirinya dengan pernikahan
13. ketika engkau harus menyerahkannya kepada lelaki selain dirimu | pertanyaan besarmu "apakah dia akan memuliakan putrimu sepertimu?"
14. maka sesaat setelah akad terucap hakmu atasnya hilang | maka bahagia bagimu tinggal apa yang engkau kenang
15. dia tetap putrimu namun bukan milikmu lagi | dia bukan lagi putri namun juga istri
16. sekarang engkau mengerti mengapa ayah terbata mengeja akad nikah | menangis tertahan ketika semua serah terimamu menjadi sah
17. sekarang akupun memahami mengapa baginda Rasulullah | menjadikan ayah seorang putri menjadi wali nikah
18. akupun mengerti mengapa tatkala lelaki menyukai wanita | maka yang pantas didatangi bukanlah wanitanya namun ayahnya
19. ayahnya yang menghidupi, membimbing, mengajari, melindungi | maka daialah yang pantas menilai kepantasan calon suami
20. ayah yang memiliki hak bertanya | "apakah anak ini bisa menggantikanku memuliakan dan menghormati putriku sebagaimana aku?"
21. mohon dengarkan putriku | sungguh ayahmu lebih tahu
22. bagimu ini adalah lembar baru kehidupanmu | bagiku kehidupan sampai lembar ini masih bagimu
23. maka abi harus memastikan dirinya buatmu terhormat | imannya jadi jaminannya dan akhlaknya jadi penguat
24. takkan pernah abi biarkan lelaki mendekatimu | yang tak punya nyali dan keyakinan mendekatiku
25. hanya lelaki yang bisa menjaga kehormatannya | dia yang bisa menghormati dirimu buatmu mulia
26. abi dianugerahi Allah amanah dan itu adalah engkau | takkan abi sia-siakan, takkan abi lalaikan, karena abi menyayangimu
27. dan bila saat itu pasti menghampiri | abi berdoa itu lelaki semisal Nabi
Wasiat Muhammad Al-Fatih kepada para penerusnya
Beautiful Stories about Islam Saturday, August 24, 2013 WASIAT SANG PENAKLUK AGUNG Tak lama lagi aku akan menghadap Allah Swt. Namun, aku sama sekali tidak merasa menyesal karena aku meninggalkan pengganti sepertimu. Jadilah engkau seorang pemimpin yang adil, shalih dan penyayang. Rentangkan perlindunganmu untuk seluruh rakyatmu, tanpa kecuali. Bekerjalah engkau untuk menyebarkan Islam karena itu merupakan kewajiban para penguasa di muka bumi. Kedepankan kepentingan agama di atas kepentingan lain apapun. Janganlah kamu lemah dan lengah untuk terus menjalaninya. Janganlah sekali-sekali engkau angkat jadi...
Masya Allah! Erdogan menangis dalam siaran live TV saat membaca surat al-Beltagy -salah satu pemimpin Ikhwanul Muslimin- kepada putrinya Asmaa yang tewas di medan Raba'ah. lihat ini Erdogan mengatakan bahwa surat Beltagy kepada putrinya mengingatkannya kepada masa-masa sulit dan penuh tantangan di tahun 90-an, juga mengingatkannya pada kudeta 28 Februari 1997 di Turki, yang mana ia terpenjara karenanya. (@abyasun, jurnalis Today's Zaman) Erdogan...
Jangan meninggalkan amal karena takut tidak ikhlas. Beramal sambil meluruskan niat lebih baik daripada tidak beramal sama sekali. Jangan meninggalkan dzikir karena ketidakhadiran hati. Kelalaianmu dari zikir lebih buruk daripada kelalaianmu saat berdzikir. Jangan meninggalkan tilawah karena tak tahu maknanya. Ketidaktahuan makna dalam tilawah masih lebih baik daripada ketidakmauan membaca firmanNya. Jangan meninggalkan dakwah karena kecewa. Kesabaranmu bersama orang-orang shalih lebih baik daripada...
Alhamdulillah.... Berdasarkan keputusan rektoran UNJ, Pak Bedjo, Jalaludin Rakhmat tidak jadi menjadi pembicara pada Halal Bihalal UNJ tertanggal 15 Agustus nanti dan digantikan oleh Prof. Arief Rahmat. Kami juga terus memantau perkembangan media, berikut beberapa media-media yang telah meliput isu ini: http://kiblat.net/2013/08/12/rektor-unj-diapresiasi-atas-sikap-penolakannya-terhadap-syiah/ http://www.arrahmah.com/news/2013/08/12/diprotes-mahasiswa-dedengkot-syiah-jalaluddin-rakhmat-batal-pembicara-unj.html http://islampos.com/diprotes-mahasiswa-jalaluddin-rakmat-batal-jadi-pembicara-di-unj-73198/ http://salam-online.com/2013/08/diprotes-mahasiswa-unj-batal-undang-dedengkot-syiah-jalaluddin-rakhmat.html http://salam-online.com/2013/08/wakil-rektor-universitas-az-zahra-apresiasi-unj-tolak-syiah.html http://sindikasi.net/warta/diprotes.mahasiswa.dedengkot.syiah.jalaluddin.rakhmat. batal.jadi.pembicara.di.unj http://www.syamorganizer.com/2013/08/diprotes-mahasiswa-jalaluddin-rakhmat.html http://www.syamorganizer.com/2013/08/alhamdulillah-jalaluddin-rakhmat.html http://www.islamedia.web.id/2013/08/rektor-unj-akhirnya-batalkan-jalaluddin.html?utm_source=twitterfeed&utm_medium=twitter http://www.pkspiyungan.org/2013/08/kalangan-pendidik-apresiasi-langkah.html http://www.pkssumut.or.id/2013/08/wakil-rektor-universitas-azzahra.html http://www.suara-islam.com/read/index/7994/UNJ-Tolak-Kehadiran-Jalaludin-Rakhmat http://www.nabawia.com/read/779/alhamdulillah-jalaluddin-batal-jadi-pembicara-di-unj#.Ugg8veTD5_4.twitter http://salimunj.com/info-kampus-unj/info-kemahasiswaan/311-unj-selamanya-menolak-syiah.html http://salimunj.com/info-kampus-unj/info-kemahasiswaan/310-apresiasi-civitas-muslim-untuk-birokrat-unj.html ...
Hari ini kita telah melihat bahwa apa yg terjadi di Mesir adalah pengulangan sejarah adanya Fir'aun di era modern. Hari ini kita juga tersadar bahwa apa yang terjadi di Mesir adalah pertempuran antara yang haq dengan yang bathil. Al Quran yang mulia telah memberitahu kita kisah ini dalam surat Al Qashash ayat 1-6; بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ طسم Thaa Siin Miim تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ الْمُبِينِ Ini adalah...
Menangislah ... Jika itu bisa melapangkan gundah yang mengganjal hati kita. Bahwa Ramadhan sudah bergegas di pertengahan hitungan. Dan tadarus Qur'an kita tak juga beranjak pada juz sepuluh atau mungkin belasan... Menangislah ... Jika itu merupakan awal tekad kita untuk menyempurnakan tarawih dan qiyamul lail kita yang bolong-bolong. Menangislah ... Biar butir bening itu jadi saksi di yaumil akhir. Bahwa ada satu hamba...
"Kemana Tujuan Pengasuhan Kita?" Catatan singkat dari seminar Ibu Elly Risman. Sabtu, 6 April 2013. Penyelenggara: Kelompok Peduli Anak ADA 7 TUJUAN PENGASUHAN ANAK: Hamba Allah yang taqwa Calon Suami/Istri yang baik Calon Ayah/Ibu yang baik Membantu mereka mempunyai ilmu dan keahlian dalam bidang tertentu sehingga bisa mencari nafkah (sebagai professional) Pendidik istri dan anak Pengayom keluarga Manusia yang bermanfaat untuk orang...
Kajian Fiqih I'tikaf Ramadhan @Masjid Baitul 'Ilmy, Labschool, Rawamangun Oleh: Ust. Nurcholis Faqih Tujuan Menikah » untuk tegaknya syari'at Islam dlm rumah tangga tersebut (Qs. Al Baqarah: 229) Allah melarang menikahkan orang yang baik-baik dengan orang yang tidak baik-baik Untuk menyempurnakan keimanan hingga mencapai 100%, maka dengan cara menikah Kriteria calon Istri Wanita itu dinikahi dengan 4 perkara: 1. Kaya 2. Keturunan/Nasab 3. Cantik 4....
karya Azhar Nurun Ala Ramadhan, ternyata selama ini kami cuma pura-pura merindukanmu.. Sejak dua bulan lalu ketika kami panjatkan doakepada Allah untuk disampaikan kepadamu, kami selalu bilang kami begitu merindukanmu. Ketika itu pula, kami selalu bilang kami tak sabar lagi untuk berjumpa denganmu—takut rasanya, bila ternyata umur ini membuat kami tak punya kesempatan untuk kita saling menyapa, saling mengisi, saling menyemangati. Akhirnya sampai...
Ibrahim bin adham pernah melakukan suatu perjalanan, tiba-tiba di tengah perjalanan ia mencari sebuah tempat untuk menunaikan hajatnya (toilet). Tampak seorang pemuda berjaga di tempat tersebut, lalu mengatakan: “jika kau mau masuk ke tempat ini, haruslah kau membayarnya” ungkapnya pada lelaki paruh baya itu. Mendengar ucapan tersebut, Ibrahim bin adham pun terdiam dan menitikkan air mata. Pemuda tersebut heran, seraya berkata: "jika kau...
Maka hari ini; jika puasa terasa melemahkan; jika tarawih melelahkan; jika tilawah memayahkan; mari menatap sejenak ke arah Mesir & Suriah. Sebab mereka nan mewakili kita di garis depan iman; dibakar musim panas, direpotkan hajat, dicekam ancaman, disuguhi besi & api; tapi. teguh Mereka nan darahnya mengalir dengan tulang pecah; tapi tak hendak membatalkan shaum sebab ingin syahid berjumpa Rabbnya dalam keadaan puasa Mereka gadis-gadis...
Diantara sebab kaum muslimin tetap istiqomah diatas agama mereka adalah dg tetap bergaul dengan orang-orang shaleh. Allah mengajarkan dlm surah al kahfi : " Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan petang hari dengan mengharap keridhaan-Nya...." [ QS. Al-Kahfi : 28] Dengan tetap bersama orang-orang yang shaleh, maka agama seseorang akan terjaga. Dengan tetap bersama orang-orang yang shaleh,...