asongan oh asongan..

Monday, January 07, 2013



air air air.. yang haus yang haus yang haus.. kacang kacang kacang.. koran koran koran...
*dan masih banyak lagi yel-yel yang dilafadzkan para pedagang asongan di Indonesia...

sedih memang.. sejujurnya saya malu tidak pernah berkontribusi apa-apa untuk mereka. Yang bisa saya lakukan terkadang hanya melihat mereka. bahkan terkadang tanpa sadar mengacuhkan mereka. Kontribusi saya kepada mereka rasanya jarang sekali. 
bukan karena saya tidak peduli. hanya saja terkadang saya merasa tidak butuh saat itu. seakan-akan mereka datang di saat tidak tepat. entah karena saya sudah bawa minum.. atau saya sudah kenyang.. dan masih banyak dalih lainnya. 
Padahal kalau dipikir-pikir.. kenapa saya tidak meringankan beban mereka ?
bukankah bagi yang meringankan beban saudaranya maka Allah akan meringankan bebannya kelak ??

saking penasarannya tadi sempet googling sebentar. ternyata diperkirakan jumlah pedagang asongan atau PKL di pinggir-pinggir jalan Ibu Kota tercinta Jakarta sekitar 500 ribu, dan di Jakarta Timur saja sekitar 33 ribu orang (Data Pemkot Jaktim 2012). 
subhanallah.. apakah ada di belahan dunia manapun yang semantap Indonesia dalam penyediaan lapangan pekerjaan ??
semua hal.. besar kecil.. remeh temeh sampai yang berkelas.. benar-benar bisa jadi uang di Indonesia.
kalau di negara lain ?? hemm... belum tentu bisa !!

tapi ada satu yang menggelitik.
tadi ada tulisan yang ditulis oleh akun FB Berita Mengenai Islam.. begini isinya...

"Mereka tidak butuh sedekah dari anda, tapi mereka hanya butuh dagangan mereka dibeli. Sobat, jika anda bertemu pedagang asongan seperti ini bantulah mereka dengan membeli dagangan mereka meskipun kita tidak terlalu membutuhkan. Yakinlah, mereka berusaha untuk tidak menjadi peminta dan pengemis tapi mereka berusaha untuk keluarga mereka.

Berikan uang anda untuk mereka juga .
Ketika anda duduk di bus, mungkin anda lebih iba kepada pengemis yang meminta-minta, daripada seorang yang membagikan kacang-kacangan dari tempat-tempat duduk bus untuk dimintai pembelian seharga Rp.1000,00. Padahal harusnya kita lebih menghargai orang-orang yang berikhtiar dalam mencari rizki yang halal daripada orang2 yang gemar meminta-minta..
Cobalah untuk membelinya, walaupun anda tidak terlalu suka, tapi niatkanlah sedekah sekaligus menyenangkan penjual tersebut atas usaha yang dia lakukan.."

sungguh.. malu rasanya...
diri ini masih belum bisa berkontribusi maksimal untuk saudara-saudara saya di luar sana yang masih kekurangan...
diri ini masih belum mewakafkan sepenuhnya perhatian kepada kaum dhuafa..
hati ini masih terlalu sombong untuk istiqomah membela yang miskin...
kepala ini masih terlalu sering menengadah ke atas.. bukan ke bawah...

Ya Allah.. Ampuni aku...
Ampuni Aku Ya Rabb...

"Wahai Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan kalau Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya jadilah kami orang-orang yang rugi" (QS. al-a'raf : 23)


mulai sekarang.. yuk kita lebih pedulikan mereka.. setidaknya kita harus selalu ingat faedah sedekah..
ada niatan yang baik di sana yang insya Allah berbuah baik pula..

"Perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya pada jalan Allah, sama seperti sebiji benih yang tumbuh mengeluarkan tujuh tangkai, setiap tangkai itu mengandung 100 biji. 

Dan ingatlah, Allah akan melipatgandakan pahala bagi sesiapa yang dikehendakiNya dan Allah Maha Luas ( rahmatNya ) lagi meliputi ilmu pengetahuanNya". 
( QS : Al-Baqarah : 261 )

Sabda Rasulullah saw : "Sesungguhnya sedekah seorang muslim itu memanjangkan umur dan mencegah dari mati dalam keadaan buruk dan Allah Ta'ala juga menghapuskan sikap sombong dan membanggakan diri si penderma dengan sebab sedekahnya" 
( H.R. Tabrani ) 

Sabda Nabi saw : "Segeralah kamu bersedekah, kerana bala bencana itu tidak dapat melangkahi sedekah" 
( H.R Al-Baihaqi ) 

Dari Abu Hurairah r.a berkata: Seorang lelaki menghadap Rasulullah saw lalu bertanya : Wahai Rasulullah! Sedekah mana yang lebih besar ? 

Nabi saw menjawab : Engkau bersedekah ketika sehat dan sangat menyayangi hartamu; ketika engkau takut akan kemiskinan dan berharap kaya-raya. Janganlah engkau menunda untuk bersedekah, sehingga apabila nyawa sampai ke kerongkongan, barulah engkau berkata : 
Aku mau bersedekah untuk si anu.. sekian untuk si anu dan sekian lagi untuk si anu 
( H.R Al-Bukhari )

wallahua'alam bis showab..

semoga Allah jadikan tangan kita di atas karena memberi bukan di bawah karena meminta...
Aamiin Allahumma Aamiin...




You Might Also Like

0 comments

makasih ya udah baca :)
tambah makasih kalo mau kasih comment dibawah ini ^____^

Popular Posts

Featured post

Disclaimer

Sumber: di sini Saat kemarin membuka blog ini setelah 3 tahun 3 bulan 15 hari berlalu.. saya akhirnya mulai merapikan blog ini kembali ...

My Latest Vlog on Youtube

My latest post on instagram